This post has already been read 720 times!
(Ditulis oleh: GABRIELA INA SALI, mahasiswa Prodi S1 Keperawatan – Universitas Indonesia Maju)
Hipertensi adalah pengertian medis dari penyakit tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa jika dibiarkan. Bahkan, gangguan ini dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, hingga kematian.
Untuk hipertensi yang berat gejalanya bisa berupa:
Untuk itu kita perlu menjaga kesehatan kita dengan makan makanan yg bergizi, selalu berolahraga, hindari kegiatan yg bisa menimbulkan hipertensi dan sering-sering mengecek tekanan darah. Sekarang, kita dapat mengecek sendiri tekanan darah kita loh, dengan menggunakan alat tensimeter.
Dahulu, alat tensimeter atau alat pengukur tekanan darah hanya bisa dilakukan oleh para profesional dengan rumus tertentu. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, kini alat tensimeter telah dibuat secara digital, kini alat tensimeter lebih mudah digunakan. Bahkan, tenaga non medis pun bisa menggunakannya.
Anda dapat memantau tekanan darah di mana saja kapan saja. Alat pemantau tekanan darah otomatis ini dapat memantau tekanan darah anda dengan pengukuran yang cepat, akurat serta mudah digunakan. Tensimeter digital juga dapat menyimpan hasil pengukuran sebelumnya yang memungkinkan Anda dapat membandingkan hasil pengukuran sebelumnya. Ini adalah pilihan yang bagus untuk membantu Anda untuk mengukur tekanan darah di rumah.
Prinsip kerja sistem pada tensimeter digital sama saja dengan tensimeter pada umumnya hanya saja perbedaan proses pengoprasiannya dilakukan secara otomatis dan kemudian seluruh hasil dari pengukuran ditampilkan pada layar LCD.
Pada umumnya tekanan darah orang dewasa berkisar antara 100 sampai 130 mmHg untuk tekanan sistolik sedangkan 60 sampai 90 mmHg untuk tekanan diastolik.
Cara menggunakan tensimeter digital sebenarnya cukup mudah, hanya dimulai dengan menekan tombol ‘start’ yang kemudian diikuti dengan langkah berikut:
Tekanan darah normal bisa naik atau turun tergantung aktivitas fisik yang Anda jalani dan kondisi emosional Anda. Tekanan darah normal juga bisa berubah saat hamil, menstruasi, atau menopause. Oleh karena itu, tekanan darah normal pada wanita dan pria terkadang bisa sedikit berbeda. Jadi Anda tidak perlu panik ketika mendapati tekanan darah Anda berbeda, asal angka tersebut tidak konsisten tinggi atau rendah dalam waktu lama.
JAKARTA - Stablecoin memiliki peran penting di ekosistem kripto sebagai jembatan antara mata uang fiat…
JAKARTA - Bitcoin, mata uang digital pertama di dunia, telah menarik perhatian investor, perusahaan, dan…
Di era teknologi informasi dan keuangan terdesentralisasi, para pedagang dan bisnis aktif mencari cara inovatif,…
JAKARTA - Bitcoin (BTC) adalah salah satu cryptocurrency paling terkenal dan paling banyak diperdagangkan di…
Ditulis oleh Ririn Murfriantika, Mahasiswi S1 Keperawatan UIMA Hai, kawan-kawan! Siapa bilang sukses hanya bisa…
Ditulis oleh Riansyah, Mahasiswa S1 Keperawatan UIMA Hai, teman-teman! Saat ini kita sedang fokus sebagai…
This website uses cookies.