This post has already been read 914 times!
(Ditulis oleh Item, mahasiswi S1 Kebidanan Universitas Indonesia Maju)
Ketika seorang wanita hamil, akan terjadi perubahan dalam tubuh yang akan berpengaruh pada kondisi kesehatan. Secara alami, tubuh ibu hamil akan membentuk lebih banyak sel darah merah untuk mencukupi kebutuhan oksigen dan nutrisi janin. Produksi sel darah merah dan hemoglobin membutuhkan berbagai komponen, seperti zat besi, asam folat, dan vitamin B12. Jika tubuh kekurangan salah satu zat ini, maka dapat terjadi anemia (kekurangan sel darah merah). Prevalensi anemia dalam kehamilan di Indonesia masih tergolong tinggi, pada tahun 2019 sebesar 48,9% dan angka ini mengalami peningkatan yang cukup banyak dibandingkan dengan hasil Riskesdas 2013 sebesar 37,1%.
Perlu diketahui bahwa anemia pada ibu hamil bukan hanya berdampak pada ibu, melainkan juga pada bayi yang dilahirkan lhoo. Yuk simak pembahasan lebih lanjutnya!
Anemia merupakan kondisi dimana sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh. Berdasarkan WHO, anemia pada kehamilan ditegakkan apabila kadar hemoglobin (Hb)
<11 g/dL. Sedangkan center of disease control and prevention mendefinisikan anemia sebagai kondisi dengan kadar Hb <11 g/dL para trimester I dan III, Hb <10,5 g/dL pada trimester II, serta <10 g/dL pada pasca persalinan.
Secara umum gejala yang sering ditemui pada penderita anemia adalah 5 L yaitu Lesu, Letih, Lemah, Lelah, Lalai), disertai sakit kepala dan pusing, mata berkunang-kunang, mudah
mengantuk, cepat capek serta sulit konsentrasi. Secara klinis penderita anemia ditandai dengan pucat pada muka, kelopak mata, bibir, kulit, kuku dan telapak tangan.
Gejala-gejala anemia terkadang tidak dapat dibedakan dengan gejala kehamilan yang biasa terjadi. Biasanya jika anemia mulai memburuk, akan muncul beberapa gejala seperti cepat lelah dan merasa lemah, ibu hamil mungkin juga akan terlihat pucat saat mengalami anemia. Gejala lain yang mungkin terjadi adalah denyut jantung yang tidak teratur serta sesak napas, mual dan muntah, sakit kepala, gatal-gatal, rambut rontok, sariawan dan perubahan pada indera perasa.
Jika ibu mencuragai beberapa gejala yang muncul adalah anemia, maka perlu untuk segera melakukan pemeriksaan. Untuk memastikan diagnosis anemia pada ibu hamil, maka perlu dilakukan tes darah. Ibu hamil disebut mengalami anemia apabila kadar hemoglobin (Hb)nya rendah. Pemeriksaan darah umumnya dilakukan pada pemeriksaan kehamilan yang pertama, kemudian dilakukan satu kali lagi selama kehamilan.
Terdapat beberapa faktor risiko anemia pada kehamilan diantaranya:
Pada beberapa kasus yang parah, anemia di trimester pertama kehamilan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti:
Jika kondisi anemia yang dialami ibu hamil terus berlanjut tanpa pengobatan, ada risiko ibu kehilangan banyak darah saat persalinan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala anemia saat hamil dan segera mendapatkan pengobatan.
Jika ingin mengonsumsi suplemen zat besi dan asam folat, bicarakan dengan dokter atau bidan tentang jenis dan dosis suplemen yang perlu dikonsumsi. Suplemen yang dikonsumsi perlu setidaknya mengandung 60 mg zat besi dan 400 mcg asam folat. Namun, jumlah itu bisa berbeda pada setiap ibu hamil, tergantung kondisi dan pola makan yang dimiliki.
Jangan anggap remeh anemia pada ibu hamil, karena bahaya anemia pada ibu hamil dapat mengganggu perkembangan janin dan kondisi kesehatan ibu hamil.
JAKARTA - Stablecoin memiliki peran penting di ekosistem kripto sebagai jembatan antara mata uang fiat…
JAKARTA - Bitcoin, mata uang digital pertama di dunia, telah menarik perhatian investor, perusahaan, dan…
Di era teknologi informasi dan keuangan terdesentralisasi, para pedagang dan bisnis aktif mencari cara inovatif,…
JAKARTA - Bitcoin (BTC) adalah salah satu cryptocurrency paling terkenal dan paling banyak diperdagangkan di…
Ditulis oleh Ririn Murfriantika, Mahasiswi S1 Keperawatan UIMA Hai, kawan-kawan! Siapa bilang sukses hanya bisa…
Ditulis oleh Riansyah, Mahasiswa S1 Keperawatan UIMA Hai, teman-teman! Saat ini kita sedang fokus sebagai…
This website uses cookies.
View Comments
Terimakasih atas informasinya...
Sangat bermanfaat
Pengetahuan yang sangat bermanfaat terutama untuk remaja putri
Sangat bermanfaat informasinya.