Categories: General

Mengenal Apa Itu Herpes Labialis, Infeksi di Area Bibir

This post has already been read 4402 times!

(Ditulis oleh Anggi Marintan Saparindah Marbun, mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Indonesia Maju)

Herpes Labialis merupakan infeksi virus di area bibir dan mulut yang dinamakan herpes simplex. Gejala penyakit ini berupa lenting berisi cairan dengan dasar merah yang terletak di daerah mulut. Penyakit ini dapat hilang sekitar 2-4 minggu dan pemberian obat antivirus bisa membantu untuk meredakan dan mempercepat waktu penyembuhanya. 

Penyebab Terjadinya Herpes Labialis

Infeksi ini disebabkan oleh virus yang dinamakan virus herpes simpleks tipe 1 (HSV), tetapi bisa juga karena virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2). Salah satu penyebab penularan infeksi HSV-2 juga karena ditularkan melalui seks oral dengan seseorang yang memiliki infeksi herpes kelamin. Virus ini dapat dengan mudah menyebar jika memiliki kontak pribadi dengan yang terinfeksi virus tersebut, seperti handuk, piring, sendok, pisau cukur atau barang lain yang bisa digunakan bersama. 

Virus herpes ini bisa tidak menimbulkan gejala dan menjadi tidak aktif (dorman) di dalam tubuh tetapi bisa juga menjadi aktif (reaktivasi) kembali jika orang tersebut mengalami:

  1. Kelelahan
  2. Infeksi saluran pernafasan atas
  3. Sistem kekebalan tubuh menurun
  4. Perubahan hormonal

Media Penularan Herpes Labialis

Virus herpes akan menular jika  menyentuh luka, mulut, alat kelamin atau mata tanpa mencuci tangan. Namun secara umum virus herpes ini bisa ditularkan melalui:

  1. Sentuhan Kontak Fisik Langsung
    Penularan virus herpes yang secara umum terjadi adalah karena adanya kontak fisik langsung dengan orang yang terinfeksi herpes. Setelah terjadi kontak fisik  langsung dari kulit ke kulit dengan penderita, maka virus akan langsung berpindah dari tubuh orang yang terinfeksi ke orang yang sehat. Menyentuh seseorang yang terinfeksi virus HSV dapat menimbulkan atau meningkatkan risiko penyebaran herpes, seperti saat mengalami gejala: a) Menyentuh ruam kulit yang baru saja muncul; b) Menyentuh ruam yang berubah menjadi lenting (melepuh) yang ditandai dengan berisi cairan darah; c) Menyentuh ketika lenting (melepuh) berubah menjadi luka kering (koreng).
  2. Berhubungan Seks Oral
    Virus HSV akan dengan cepat menyebar saat melakukan hubungan seks oral dan juga akan mengakibatkan terjangkitnya herpes genital. Penyebaran ini terjadi ketika orang yang menderita herpes oral melakukan seks ke orang yang sehat dan begitu pula sebaliknya.
  3. Berbagi Barang yang Terkontaminasi
    Penularan virus juga dapat disebabkan  ketika berbagi barang yang bersifat pribadi seperti gosok gigi atau peralatan makan seperti sendok lainnya kepada orang yang terinfeksi virus herpes.

Gejala Herpes Labialis

Gejala herpes labialis ini biasanya tidak muncul di awal infeksi herpes simpleks dan sariawan, tetapi biasanya muncul dalam satu sampai tiga minggu setelah berkontak dengan seseorang yang mengalami virus HSV-1 atau HSV-2. Seseorang yang terkena atau mengalami herpes di bibir dan mulut biasanya akan merasakan kesemutan atau seperti terbakar di daerah mulut dan akan diikuti dengan munculnya melenting kecil merah di tepi bibir bagian bawah. Tetapi herpes labialis ini juga memiliki gejala lainnya, seperti demam, sakit tenggorokan, sakit kelenjar getah bening di leher, nyeri menelan dan nyeri otot.

Tahapan Penyembuhan Herpes

  1. Gejala Prodromal
    Gejala paling awal dari virus herpes adalah gejala prodromal, ini merupakan fase dimana gejala herpes mulai muncul dan menunjukkan timbulnya infeksi. Saat tahap awal virus ini, virus akan berkembang ke permukaan kulit dan akan menyebabkan gatal, kemerahan, nyeri atau rasa terbakar di sekitar atau di dalam area yang terkena.
  2. Muncul Bintik-Bintik Merah, Lenting dan Luka Lepuh
    Setelah terjadinya gejala prodromal, maka selanjutnya akan terjadi pembentukan benjolan merah kecil yang kemudian akan berkembang menjadi lenting berisi cairan bening hingga kuning keputihan.
  3. Luka Lepuh mulai Kering
    Setelah mengalami benjolan merah menjadi lenting berisi cairan, maka lenting itu akan pecah dan akan mengering.
  4. Penyembuhan
    Dalam proses penyembuhan, orang yang terinfeksi virus herpes akan merasa gatal pada daerah luka. Lalu lama kelamaan keropeng akan terkelupas.

Pengobatan Herpes Labialis

Untuk meringankan dan mempercepat kesembuhan, pasien bisa diberikan obat anti virus, seperti acyclovir, famciclovir dan valacyclovir. Ketiga obat antivirus tersebut akan lebih efektif jika diminum sejak pertama kali munculnya gejala. Selain mengkonsumsi obat-obatan antivirus tersebut, seorang yang terinfeksi herpes labialis bisa juga melakukan beberapa cara, seperti: 1) Memberikan antiseptik pada luka lecet untuk mencegah menularnya virus ke area lainnya; 2) Untuk membantu menghilangkan rasa sakit, pasien juga bisa mengompres es ke daerah luka; 3) Menghindari minuman panas; 4) Berkumur dengan air dingin; 5) Menghindari makanan pedas dan asin.

admin

View Comments

  • Terimakasih sudah menjelaskan mengenai virus herpes labialis, virus yang jarang orang ketahui. Sangat bermanfaat dan mudah dipahami

  • Wow, informasi yang menarik dan bermanfaat. Saya jadi lebih mengetahui apa itu Herpes Labialis, dan infeksi nya yang berada di daerah bibir.

    • Saya suka dengan artikel ini, topik pembahasannya sangat menarik! Semoga lebih banyak orang yang tau tentang virus tersebut.

  • Terima kasih karena telah berbagi informasi mengenai penyakit Herpes Labialis, dan infeksi di area bibir. Artikel ini memberikan informasi yang jelas, sehingga kami lebih mudah mengetahui mengenai gejala apa saja yang harus diwaspadai sampai tahap penyembuhannya.

  • Informasi yang sangat bermanfaat sekali.. Menambah pengetahuan mengenai penyakit herpes labialis. Penjelasannya sangat mudah dipahami..

  • Singkat, jelas dan padat. Trimakasih informasinya, sangat mudah dimengerti. Semoga kita terhindar dari segala penyakit.

  • Terimakasih sudah menjelaskan mengenai virus herpes labialis, virus yang jarang orang ketahui. Sangat bermanfaat dan mudah dipahami

  • Menarikkkk, Artikel yang sangat bagus, terimakasih sudah menjelaskannya, saya jadi mengetahui apa itu virus herpes labialis.

  • Penjelasanny Sangat mudah dimengerti dan mudah dipahami, menambah ilmu pengetahuan saya trimaksih!

  • Terimakasih sudah menjelaskan mengenai virus Herpes Labialis yang jarang diketahui banyak orang, sangat bermanfaat sekali! Artikel yang mudah dipahami.

Recent Posts

Mengapa USDT Akan Didelisting? Memahami Kontroversi dan Risiko Stablecoin Tether

JAKARTA - Stablecoin memiliki peran penting di ekosistem kripto sebagai jembatan antara mata uang fiat…

1 tahun ago

Bitcoin di Masa Depan: Peluang Mata Uang Digital

JAKARTA - Bitcoin, mata uang digital pertama di dunia, telah menarik perhatian investor, perusahaan, dan…

1 tahun ago

Mengapa Gateway Pembayaran Kripto Menjadi Pilihan Bisnis di Seluruh Dunia?

Di era teknologi informasi dan keuangan terdesentralisasi, para pedagang dan bisnis aktif mencari cara inovatif,…

2 tahun ago

Pengenalan Bitcoin: Mengapa dan Bagaimana Cara Investasi Bitcoin?

JAKARTA - Bitcoin (BTC) adalah salah satu cryptocurrency paling terkenal dan paling banyak diperdagangkan di…

2 tahun ago

Energi Positif Sukses di Usia Muda!

Ditulis oleh Ririn Murfriantika, Mahasiswi S1 Keperawatan UIMA Hai, kawan-kawan! Siapa bilang sukses hanya bisa…

2 tahun ago

Revolusi Kecil-Kecilan: Jadi Bos Finansial ala Anak Muda Gengs!

Ditulis oleh Riansyah, Mahasiswa S1 Keperawatan UIMA Hai, teman-teman! Saat ini kita sedang fokus sebagai…

2 tahun ago

This website uses cookies.