This post has already been read 760 times!
(Ditulis oleh: AOLIA AGUSTIN, mahasiswa Prodi S1 Keperawatan – Universitas Indonesia Maju)
Mengenali terjadinya masalah menyusui merupakan langkah awal untuk dapat menemukan solusinya. Berikut beberapa masalah selama menyusui dan cara mengatasinya.
Melakukan usaha seperti skin to skin dapat membantu bayi agar mau menyusu langsung.
Umumnya wanita menyusui mengalami rasa perih, puting yang memerah dan runcing. Kondisi ini terjadi karena bayi tidak menempel dengan benar. Ketika menyusu, seharusnya putting berada pada bagian belakang mulut sehingga tidak akan menyebabkan cubitan dan nyeri pada puting.
Terkadang nyeri dapat muncul meskipun bayi telah menyusu dengan posisi yang benar. Nyeri dapat memunculkan benjolan pada payudara atau infeksi. Dengan kondisi tersebut, menyusui tetap dapat dilanjutkan. Jika rasa sakit berasal dari saluran susu yang tersumbat, maka mengompres payudara dengan kompres panas selama 10 menit tiga kali sehari dan memijat payudara saat mandi dengan air hangat dapat membantu meredakan.
Mastitis atau radang payudara terjadi ketika saluran susu yang tersumbat tidak hilang. Kondisi tersebut akan menyebabkan gejala pada payudara seperti terasa panas, dan merasa tidak sehat dengan gejala mirip flu.
Posisi menyusui yang tidak benar juga dapat menyebabkan puting lecet, luka, pecah-pecah dan berdarah saat menyusui. Puting susu bisa terjepit antara lidah dan langit-langit bayi atau bahkan bayi anda menggigit puting saat menyusui.
Pilihan obat untuk meredakan puting susu lecet atau luka saat menyusui yaitu antibiotik sistemik. Obat ini biasanya dianjurkan ketika muncul cairan atau nanah yang disebabkan infeksi bakteri.
Asi adalah nutrisi terbaik untuk bayi baru lahir. Namun sayangnya, tidak semua ibu dapat memenuhi kebutuhan ASI harian untuk bayinya karena produksi ASI yang kurang maksimal.
Cara mengatasinya:
Pasokan asi terlalu banyak juga bisa membuat para ibu kesulitan. Selain membuat ibu nyeri akibat saluran susu tersumbat, kondisi ini juga bisa membuat bayi tidak nyaman. Ler down reflex yang berlebih bisa membuat bayi kembung, rewel, hingga gumoh.
Cara mengatasinya:
Pastikan ibu aktif pumping ASI untuk menampung produksi ASI yang keluar. Selain itu, gunakan juga breast pad untuk mencegah kebocoran ASI.
JAKARTA - Stablecoin memiliki peran penting di ekosistem kripto sebagai jembatan antara mata uang fiat…
JAKARTA - Bitcoin, mata uang digital pertama di dunia, telah menarik perhatian investor, perusahaan, dan…
Di era teknologi informasi dan keuangan terdesentralisasi, para pedagang dan bisnis aktif mencari cara inovatif,…
JAKARTA - Bitcoin (BTC) adalah salah satu cryptocurrency paling terkenal dan paling banyak diperdagangkan di…
Ditulis oleh Ririn Murfriantika, Mahasiswi S1 Keperawatan UIMA Hai, kawan-kawan! Siapa bilang sukses hanya bisa…
Ditulis oleh Riansyah, Mahasiswa S1 Keperawatan UIMA Hai, teman-teman! Saat ini kita sedang fokus sebagai…
This website uses cookies.
View Comments
Sangat bermanfaat